Di Palembang, Prabowo Pamer Hasil Survei Internalnya yang Ungguli Jokowi

       Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan, berdasarkan hasil survei, dia dan calon wakil presiden Sandiaga Uno mendapatkan perolehan suara di atas 60 persen atau unggul dari pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Prabowo Berpidato
       "Jadi saudara-saudara, saya bukannya mau membesarkan hati, sama sekali tidak. Sekarang sudah keluar hasil survei yang benar dan bukan lembaga survei yang dibayar. 

         Tapi nilai rata-rata kita sudah berada di 60 persen," kata Prabowo dalam orasi kampanye di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (9/4/2019). 

        Dengan perolehan suara tersebut, Prabowo menargetkan bisa mendapatkan suara di Sumatera Selatan di angka 80 persen untuk membantu daerah lain. Baca juga: Survei Internal Dinilai Tak Akan Mampu Dongkrak Suara Prabowo-Sandiaga Prabowo berjanji jika terpilih menjadi presiden tidak akan memperkaya diri sendiri. 

       Bahkan, ia akan membentuk pemerintahan yang bersih dan membasmi korupsi. "Saya berdiri di hadapanmu bersaksi dan bersumpah, saya tidak akan memperkaya diri saya dalam jabatan itu.

         Masa di pengujung hidup saya akan berkhianat, kan tidak mungkin. Saya ingin menghadap yang Mahakuasa dengan tersenyum bahwa saya telah berbuat sesuatu bagi bangsa Indonesia ini," ujarnya. 

        Diberitakan sebelumnya, Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN), Sugiono, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei internal, elektabilitas pasangan Prabowo-Sandiaga berada di angka 62 persen. 

        Sementara elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, menurut survei BPN, hanya sebesar 38 persen. Hal itu ia ungkapkan dalam pertemuan antara BPN dan awak media nasional serta internasional di The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019). 

       "Berdasarkan survei internal, elektabilitas Prabowo berada di angka 62 persen dan Jokowi 38 persen," ujar Sugiono. Dengan demikian, menurut survei BPN, tidak ada responden yang tidak menjawab atau merahasiakan jawaban. 

Menurut Sugiono, survei tersebut dilakukan pekan lalu atau sekitar akhir Maret hingga awal April di 34 provinsi.

Sumber: Kompas

0 Comments


EmoticonEmoticon